When the Warrior Lost His Battle July 21, 2008
Posted by Yantie Tingan in Encouragement.Tags: reflection, thought, warrior, wisdom
trackback
Suatu ketika seorang ksatria bersiap memasuki pertarungan. Semua peralatan perang sudah melekat di tubuh dan siap digunakan. Taktik perang pun sudah sangat matang dikumandangkan. Bersiap untuk meraih kemenangan.
Dengan gagah berani sang kstaria melaju masuk ke dalam pertempuran. Mengerahkan semua kekuatan dan kemampuan untuk mengalahkan musuh di dalam peperangan. Pertarungan ini sungguh lama dan melelahkan sehingga menguras seluruh tenaga dan pikiran. Pertempuran yang diharapkan membawa kemenangan ternyata membawa kekalahan. Persenjataan dan taktik ini ternyata dapat dikalahkan. Ternyata musuh kali ini sangat pandai dan padat taktik perang. Kali ini sang ksatria salah melakukan perhitungan.
Akhirnya sang ksatria memilih mundur dari pertarungan sebelum banyak memakan korban berjatuhan. Kekalahan ini membuat ksatria berpikir panjang dan tidak memandang rendah lawan. Tapi kekalahan ini tidak mengaburkan pandangan tapi malah menjernihkan pikiran. Membawa kearah perenungan yang dalam bahwa tidak semua pertempuran harus dimenangkan.
Seorang ksatria sejati tidak akan terpuruk dalam kekalahan. Ksatria sejati akan bangkit dan mengatur kembali taktik peperangan. Belajar dari kesalahan dan tetap memegang teguh janji kemenangan.
Comments»
No comments yet — be the first.